Tuesday, October 20, 2009

Pentingnya PARTOGRAF dan APGAR score

Please refer to WHO websites for further reference.


---------PARTOGRAF--------------

Partograf atau partograph adalah sebuah chart yang menunjukkan kemajuan dalam persalinan. WHO merekomendasikan penggunaan partograf untuk mencegah ternjadinya proses persalinan lama (prolonged labour). Di Indonesia, penggunaan partograf telah diperkenalkan dan diwajibkan diseluruh rumah sakit maupun praktik bidan. Jadi, 'seharusnya' pada setiap persalinan, Dokter/perawat/bidan 'wajib' menggunakan partograf untuk memantau kemajuan persalinan setiap Ibu.
Ada beberapa hal yang dinilai pada partograf, yaitu: Denyut jantung janin (diukur setiap 30 menit), pembukaan cervix (dilakukan pemeriksaan dalam setiap 4 jam), waktu, warna dan jumlah Air ketuban yang keluar, Kontraksi per 10 menit, pemberian Oksitosin, Obat-obatan dan cairan intravena (infus) yang diberikan, Nadi dan tekanan darah ibu (diukur setiap 30 menit hingga 1 jam), Urin ibu, Temperatur ibu dan Kala III (fase 3) dalam persalinan; semua ini 'seharusnya' diperiksa berkelanjutan setiap jam.


Gambar diatas adalah gambar chart partograf. Dapat dilihat dengan jelas bahwa 'seharusnya' pada jam ke 8 hingga ke 15, dokter/perawat/bidan harus waspada akan terjadinya prolonged labour, dan pada jam ke 13 hingga jam ke 20 dokter/perawat/bidan harus bertindak untuk mengatasi persalinan lama ini.

my note:

Jika anda mendapati diri anda atau istri anda mengalami persalinan yang lama, sementara bidan/perawat /dokter belum bertindak, segeralah meminta dan/atau memaksa mereka untuk melakukan sesuatu..


----------APGAR----------

Adalah singkatan dari Activity (pergerakan kaki/tangan bayi), Pulse (nadi), Grimace (reflek wajah bayi, i.e. meringis dan menangis), Appearance (warna kulit bayi) dan Respiratory (pernafasan); adalah skor yang diberikan pada bayi baru lahir dalam 5 menit pertama. Nilai APGAR normal adalah 7-10 point, nilai 4-7 point 'mungkin' membutuhkan tindakan resusitasi (bantuan untuk melancarkan pernafasan) dan nilai APGAR dibawah 3 sangat membutuhkan tindakan resusitasi dengan 'segera'!


Sign 0 Points 1 Point 2 Points

A

Activity (Muscle Tone)AbsentArms and Legs FlexedActive Movement

P

PulseAbsent Below 100 bpm Above 100 bpm

G

Grimace (Reflex Irritability)No Response GrimaceSneeze, cough, pulls away

A

Appearance (Skin Color) Blue-gray, pale all overNormal, except for extremitiesNormal over entire body

R

RespirationAbsentSlow, irregularGood, crying

my note:
Jadi, beberapa hal diatas adalah yang perlu diperhatikan saat bayi keluar, dan beberapa hal dibawah ini cukup mewakili pertimbangan dalam menilai APGAR bayi.
Apakah dia menangis? apakah tangisannya lancar dan kencang? apakah tangan dan kakinya bergerak aktif? bagaimana warna kulitnya?



Monday, October 19, 2009

Management of Normal Labor, What you need to know, and underline

Please refer to Normal pregnancy, labor and delivery for complete reference.

Sekedar buat temen temen yang sedang dalam proses kehamilan, tentang hal yang paling penting diperhatikan dan di ingat ketika kita sedang dalam proses persalinan.

Waktu persalinan yang normal
Terdapat 3 proses persalinan.
- Fase pertama (stage 1) terdiri dari 2 Fase yaitu phase 'latent' dan Fase 'aktif'.
Pada fase 'latent', kontraksi yang awalnya dirasakan irregular menjadi teratur (ex. tiap 10 menit), dan pada fase ini cervic membuka menjadi 4cm. Waktu yang dibutuhkan hingga cervix membuka sebesar 4cm bervariasi pada tiap wanita, Umumnya adalah 8 jam (pada wanita yang melahirkan anak pertama) dan 5jam (pada wanita yang melahirkan anak ke 2, dst). Jika proses ini berlangsung lebih dari 20jam (i.e. dalam 20jam tidak ada kemajuan dalam pembukaan) maka durasi persalinan dianggap abnormal, dan seharusnya ada tindakan dari Bidan/Perawat atau dokter.
Pada fase 'aktif' proses pembukaan cervix menjadi lebih cepat (rasa sakit juga bertambah) dari pembukaan 4cm hingga pembukaan penuh 10cm. Waktu yang dibutuhkan adalah 5 - 7 jam (pada wanita yang melahirkan anak pertama) dan 2-4 jam (pada wanita yang melahirkan anak ke 2, dst). Sehingga seharusnya cervix membuka 1,2 cm/jam (pada wanita yang melahirkan anak pertama) dan 1,5 cm/jam (pada wanita yang melahirkan anak ke 2, dst). Jika durasi lebih lama, maka persalinan dianggap tidak normal.
Pada fase aktif seringkali ibu merasa sudah ingin mengejan, namun mengejan harus dihindari sampai pembukaan telah dinyatakan sempurna (10cm)
- Fase kedua
Adalah fase dimana cervix membuka sempurna hingga lahirnya bayi. Rata rata proses ini memakan waktu 2 jam (pada wanita yang melahirkan anak pertama) dan 1 jam (pada wanita yang melahirkan anak ke 2, dst).
- Fase ketiga
Adalah fase saat bayi keluar hingga plasenta keluar. umumnya plasenta keluar tidak lebih dari 5 menit setelah bayi keluar.

Jika waktu melahirkan tergolong abnormal, maka perawat/bidan atau suami hendaknya mengadvokasi sang ibu untuk dilakukan tindakan medis, jangan dibiarkan..


Saat Dokter, Perawat dan Bidan kehilangan telinganya

Saya menulis tulisan ini dengan rasa emosi luar biasa,
Setelah menerima e-mail berita tentang proses melahirkan teman saya yang bermasalah di sebuah rumah sakit yang "harusnya" ber-level internasional.
Anaknya mengalami asfiksia (kekurangan oksigen) saat dilahirkan. Ada perdarahan di otaknya, dan saat ini masih dirawat di bangsal PICU sebuah rumah sakit rujukan. Tidak adanya kontraksi pada minggu ke 42, lambatnya pembukaan servix dan berat badan bayi yang mencapai 3.9kg membuat sang ibu kesulitan untuk melahirkannya. Sang ibu yang meminta dokter untuk melakukan operasi caesar tidak diindahkan, dokter berfikir dia lebih tau segalanya. Perawat dan Bidan yang terhormat, yang seharusnya berada disamping sang ibu sepertinya juga tidak berdaya untuk mengadvokasi ibu agar dilakukan operasi caesar saja. Mungkin pada saat itu mereka berfikir 'Sakit' pada saat melahirkan adalah proses yang biasa biasa saja.. Tapi apakah anda tahu bahwa level/ambang sakit setiap orang itu berbeda? banyak sekali penelitian tentang hal ini, silahkan di 'google' saja.

Mengingat kembali kejadian 1 tahun lalu saat saya melahirkan anak saya, dirumah sakit, dokter, perawat dan bidan yang sama, anak saya mengalami terlilt tali pusar. Proses melahirkan yang sudah lebih dari 24 jam membuat saya pribadi khawatir, karena saya tahu bagaimana proses melahirkan itu seharusnya. Rasa sakit yang sudah saya tahan selama 24 jam masih saja dianggap biasa oleh deretan Perawat dan bidan, bahkan mereka tidak ada yang menanyakan apakah pasiennya sudah makan atau belum selama 24 jam itu. USG juga tidak dilakukan entah dengan alasan apa, mereka hanya memantau detak jantung janin yang notabene hanya memberikan informasi yang minim tentang bagaimana keadaan didalam sana.
Saat bayi saya lahir, hal pertama yang jadi pusan perhatian saya adalah apakah dia menangis dan bagaimana warna kulitnya, apakah ada kebiruan?? saya menjadi lega setelah mendengar dia menangis beberapa detik setelah keluar, dan kulitnya yang kebiruan saya lihat berangsur memerah saat saya menyusuinya pada proses IMD...
Perawat/bidan yang saat itu melihat nak saya terlilit tali pusar hanya dengan santai menjawab "nggak papa, kalo kelilit tali puser tu ntar pake baju apa aja bagus"...
'weird' !!

Kejadian ini telah berulangkali terjadi di rumah sakit yang sama, dan sebagai pasien lagi lagi hanya bisa pasrah dan menyerah pada takdir dan ketentuan Allah swt. Dokter, perawat dan bidan yang nyata nyata tidak kompeten dalam tugasnya karena telah 'kehilangan telinganya' lagi lagi bebas dan tidak terjerat kasus hukum!

Tulisan ini, bagi saya bukan sekedar pelampiasan emosi saja. Saya berharap agar tulisan ini bisa membuat Dokter Perawat dan Bidan kembali mencari 'telinga' nya yang hilang, agar lebih peka terhadap keluhan pasien, dan melakukan tindakan untuk mengurangi keluhan tersebut. Bukankah tugas dokter perawat dan bidan untuk membantu meringankan beban orang yang sakit?? bukankah diagnosa ditegakkan berdasarkan keluhan pasien?? dan bukankah intervensi dilakukan didasarkan atas keluhan tersebut??
seandainya, anda para dokter, perawat dan bidan merasa 'tidak punya telinga' untuk mendengar keluhan pasien, maka berhentilah jadi dokter, perawat ataupun bidan. Cari profesi lain yang sesuai dengan keadaan anda!

Untuk para suami yang saat ini istrinya sedang hamil, menunggu proses persalinan; tolonglah peka terhadap keluhan istri, istrimu tau kapan saat untuk bermanja manja, dan saat itu tentu saja bukan pada saat dia harus melahirkan anaknya! peka terhadap keluhan dan kebutuhan istri! Jika perawat atau bidan cacat fungsi advokasinya, maka anda yang harus maju untuk menjadi pengacara istri anda atau istri dan anakmu yang jadi taruhannya!

Tuesday, April 07, 2009

meteor garden

weks... sinetron Taiwan ini sekarang diputer lagi di trans 7..
hehehe dah nonton ini berapa kali sih.. tapi teteup.. tiap pagi jam 9 anteng di depan tipi..
bukan karna mau tau ceritanya (karena dah apal bangetts) tapi lebih ke menikmati nostalgia jaman nge-kost dulu, berburu rental vcd diseluruh pelosok jogja untuk nyewa vcd meteor garden, karena ga tahan nunggu tiap hari di tivi. Truzz urunan ama anak anak kost, sambil membentuk tim, siapa yang nyari vcd di rental dan berbagi sewa dari serial nomer sekian ke nomer sekian.. setelah dapet.. nonton seharian mpe malem di kamarnya k'retti, sampe komputernya nge-hang karna puannass... wakakakakakk....
rinduuu dehhhh......

setelah puas nonton.. sibuk berkhayal pengen punya pacar kayak tau ming se (k'retti niiihh..) sementara aku pengen punya pacar kayak hua ce lei... secara dulu kita punya singkatan JOJOBA (jomblo jomblo bahagia) whuahahahahaha... (malu maluin diri sendiri gak sih nyeritain ini di blog??)

miss you all!

Monday, November 10, 2008

Fathimah Az-Zahra dan Gilingan Gandum

sumber:
http://blog.myquran.org/scentofblue/2007/07/29/fathimah-az-zahra-dan-gilingan-gandum/

Suatu hari masuklah Rasulullah SAW menemui anandanya Fathimah Az-Zahra ra. Didapatinya anandanya sedang menggiling syair (sejenis padi-padian) dengan menggunakan sebuah penggilingan tangan dari batu sambil menangis.

Rasulullah SAW bertanya pada anandanya, “Apa yang menyebabkan engkau menangis wahai Fathimah? Semoga Allah SWT tidak menyebabkan matamu menangis”. Fathimah ra. berkata, “Ayahanda, penggilingan dan urusan-urusan rumahtanggalah yang menyebabkan ananda menangis”.

Lalu duduklah Rasulullah SAW di sisi anandanya. Fathimah ra. melanjutkan perkataannya, “Ayahanda, sudikah kiranya ayahanda meminta ‘Aliy (suaminya) mencarikan ananda seorang jariah untuk menolong ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di rumah”.

Mendengar perkataan anandanya ini maka bangunlah Rasulullah SAW mendekati penggilingan itu. Beliau mengambil syair dengan tangannya yang diberkati lagi mulia dan diletakkannya di dalam penggilingan tangan itu seraya diucapkannya “Bismillaahirrahmaanirrahiim”. Penggilingan tersebut berputar dengan sendirinya dengan izin Allah SWT. Rasulullah SAW meletakkan syair ke dalam penggilingan tangan itu untuk anandanya dengan tangannya sedangkan penggilingan itu berputar dengan sendirinya seraya bertasbih kepada Allah SWT dalam berbagai bahasa sehingga habislah butir-butir syair itu digilingnya.

Rasulullah SAW berkata kepada gilingan tersebut, “Berhentilah berputar dengan izin Allah SWT”, maka penggilingan itu berhenti berputar lalu penggilingan itu berkata-kata dengan izin Allah SWT yang berkuasa menjadikan segala sesuatu dapat bertutur kata. Maka katanya dalam bahasa Arab yang fasih, “Ya Rasulullah SAW, demi Allah Tuhan yang telah menjadikan Baginda dengan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul-Nya, kalaulah baginda menyuruh hamba menggiling syair dari Masyriq dan Maghrib pun niscaya hamba gilingkan semuanya.

Sesungguhnya hamba telah mendengar dalam kitab Allah SWT suatu ayat yang berbunyi :
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya para malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang dititahkan-Nya kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang dititahkan”.

Maka hamba takut, ya Rasulullah kelak hamba menjadi batu yang masuk ke dalam neraka.

Rasulullah SAW kemudian bersabda kepada batu penggilingan itu, “Bergembiralah karena engkau adalah salah satu dari batu mahligai Fathimah az-zahra di dalam sorga”. Maka bergembiralah penggilingan batu itu mendengar berita itu kemudian diamlah ia.

Rasulullah SAW bersabda kepada anandanya, “Jika Allah SWT menghendaki wahai Fathimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki dituliskan-Nya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh Nya beberapa kesalahanmu dan diangkat-Nya untukmu beberapa derajat.

Ya Fathimah, perempuan mana yang menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka Allah SWT menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat. Ya Fathimah perempuan mana yang berkeringat ketika ia menggiling gandum untuk suaminya maka Allah SWT menjadikan antara dirinya dan neraka, tujuh buah parit.

Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyaki rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci pakaian mereka maka Allah SWT akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang yang bertelanjang.

Ya Fathimah, perempuan mana yang menghalangi hajat tetangga-tetangganya maka Allah SWT akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautshar pada hari kiamat. Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridhaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridha denganmu tidaklah akan aku do’akan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah bahwa ridha suami itu daripada Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT?

Ya Fathimah, apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya maka beristighfarlah para malaikat untuknya dan Allah SWT akan mencatatkan baginya tiap-tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan darinya seribu kejahatan. Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan maka Allah SWT mencatatkan untuknya pahala orang-orang yang berjihad pada jalan Allah yakni berperang sabil. Apabila ia melahirkan anak maka keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadaannya pada hari ibunya melahirkannya dan apabila ia meninggal tiadalah ia meninggalkan dunia ini dalam keadaan berdosa sedikitpun, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga, dan Allah SWT akan mengkaruniakannya pahala seribu haji dan seribu umrah serta beristighfarlah untuknya seribu malaikat hingga hari kiamat. Perempuan mana yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta niat yang benar maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya semua dan Allah SWT akan memakaikannya sepersalinan pakaian yang hijau dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut yang ada pada tubuhnya seribu kebaikan dan dikaruniakan Allah untuknya seribu pahala haji dan umrah.

Ya Fathimah, perempuan mana yang tersenyum dihadapan suaminya maka Allah SWT akan memandangnya dengan pandangan rahmat.

Ya Fathimah perempuan mana yang menghamparkan hamparan atau tempat untuk berbaring atau menata rumah untuk suaminya dengan baik hati maka berserulah untuknya penyeru dari langit (malaikat), “Teruskanlah ‘amalmu maka Allah SWT telah mengampunimu akan sesuatu yang telah lalu dari dosamu dan sesuatu yang akan datang”.

Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyak-kan rambut suaminya dan janggutnya dan memotongkan kumisnya serta menggunting kukunya maka Allah SWT akan memberinya minuman dari sungai-sungai sorga dan Allah SWT akan meringankan sakarotulmaut-nya, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga seta Allah SWT akan menyelamatkannya dari api neraka dan selamatlah ia melintas di atas titian Shirat”.

Posted by: “Rumah Ilmu Indonesia”

Wallahu a’lam..

Thursday, November 06, 2008

The perfect getaway

Well I should have done this long time ago, showing you the perfect getaway locate in Lembang, Bandung, West Java. Trust me, here is the perfect place to relax from your stressing problems (^_^)

perfect pool view

Perfect food (this is called 'soto bandung')

Perfect food (this is called 'nasi goreng')

perfect veranda (to have your lunch or dinner or just relax, reading your favorite book)

perfect view from veranda

perfect garden

perfect view from your room

perfect 'swimmer'

perfect '21 weeks pregnant women' hehehe

feels like I owned the pool

perfect waterfalls

happy couple (^_^)

perfect friends (R to L: Tami, Ardi, Dini, Igo)

perfect friendship

Hmm, you must be wondering what is the place name.. well I am happy to tell you that they have their website now and you can make reservation online. You can go through this address:

well... have a nice vacation in 'dangerously beautiful' Indonesia!

p.s. This post is not meant to advertise, since I have no business connection to this place. It is only to give you some view or option to help you plan your vacation.

Monday, November 03, 2008

Mimpi


mimpi adalah kunci

untuk kita menaklukkan dunia

berlarilah tanpa lelah

sampai engkau meraihnya

(parts of ost.laskar pelangi lyrics_by nidji)


Pagi ini habis boboin Afiif denger lagunya Nidji dan baru ngeh' sama liriknya yang ternyata bagus..
huaaahheemm.... lagi mello neeehhh....



Cheer up!






Tuesday, October 21, 2008

Miss...

Feels 'blue' this morning,
remembering what I have done. I am nearly 26 years old (next week is my 26th birthday).
All those memories feels like attract me to return to its excitement. I still remember the cold and dark feeling, but can also easily remove it. This spirit are still here..
but I realize that world is sure never stop turning.. we always have to move on, make another new step, new achievement, and facing new responsibility.

New Blog Launch

Hi all,


I cordially launching my new blog about my son story and baby/kids health with title 'Afiif's big big world' at www.baby-afiif.blogspot.com
you are welcome to visit


Regards, Utamie